SMAN SUMSEL BAWA PULANG PERAK OPSI

1.jpeg

Palembang, 22 Oktober 2018 – Berbekal rasa ingin tahu mengenai ciri-ciri bilangan yang habis dibagi oleh bilangan prima sembarang dan bagaimana menentukan ciri-ciri untuk bilangan yang habis dibagi oleh pembagi dengan angka satuan, dua siswa SMAN Sumatera Selatan berhasil menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).

OPSI adalah ajang kompetisi penelitian ilmiah tahunan bagi siswa SMA/MA, baik berupa karya tulis maupun temuan (invention). Tahun 2018 merupakan tahun ke-10 bagi Direktorat Pembinaan SMA menyelenggarakan OPSI. OPSI diselenggarakan diSemarang pada tanggal 15 s.d. 20 Oktober 2018 dengan mengusung tema “Meneliti Itu Seru”.

Kgs. M. Arsyad dan M. Shiqo Filla berhasil mencetak prestasi setelah penelitian mereka mengenai bagaimana menentukan apakah suatu bilangan habis dibagi atau tidak dengan menggunakan nilai multiplier memperoleh medali perak. Diakui keduanya memang telah menyukai matematika sejak kecil. Sehingga, Arsyad dan Shiqo sepakat untuk memilih Matematika sebagai bidang penelitian yang akan mereka teliti.

“Saya suka matematika sejak TK, karena saya lebih menyukai pelajaran yang menghitung. Sebab, lebih menantang dan seru.” Aku Arsyad. Sedangkan Shiqo sudah menyukai matematika sejak SD dan mulai benar-benar mendalaminya di jenjang MTs. Karena, ia merasa matematika adalah passion-nya.

Berbagai tahap seleksi telah dilalui Arsyad dan Shiqo demi meraih gelar juara tersebut. Pertama, mereka mengunggah proposal penelitian ke laman resmi OPSI. Selanjutnya, Arsyad dan Shiqo mulai melengkapi laporan penelitian dari Bab I sampai Bab V. Setelah pengumuman finalis diumumkan dan keduanya berhasil menjadi finalis, Arsyad, Shiqo serta guru pembimbing berangkat ke Semarang untuk mengikuti final OPSI 2018 di Hotel MG. Setos.

                                                                                    3.jpeg   2.jpeg

Disana, Arsyad dan Shiqo bertemu dengan 199 finalis lainnya yang berasal dari SMA/Madrasah Aliyah se-Indonesia. Menghadapi lawan yang tak kalah tangguh, Arsyad dan Shiqo memiliki kiat-kiat agar tak goyah saat berkompetisi. “Serius, tidak mudah menyerah, konsisten, dan selalu meminta yang terbaik kepada Allah SWT.” Adalah kunci sukses yang selalu diingat Arsyad dan Shiqo.

Berkat prestasi yang ia peroleh, Arsyad dan Shiqo masing-masing mendapatkan hadiah berupa sertifikat peserta dan sertifikat sebagai peraih medali perak, medali perak serta uang Simpanan Pelajar sebesar Rp. 6 juta.

5.jpeg

Plt. Kepala SMAN Sumatera Selatan, M. Ridwan Aziz, M.Pd, merasa sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh anak didiknya. “Alhamdulillah, anak-anak kita kembali mengukir prestasi di tingkat Nasional dan mampu mengharumkan nama baik sekolah dan Provinsi Sumatera Selatan. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk semangat meraih prestasi terutama di bidang penelitian, agar SMAN Sumatera Selatan dapat membantu mencetak para peneliti muda di masa mendatang.”

***