ALUMNI SMAN SUMSEL DAPAT BEASISWA KE MONASH UNIVERSITY AUSTRALIA

Boby Arianto Saputra berfoto bersama Gubernur Sumatera SelatanPalembang, 5Februari 2018– Sesuai dengan visi menjadi sekolah pencetak pemimpin masa depan Indonesia yang  kompeten, berkarakter dan berwawasan global, SMAN Sumatera Selatan berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi setiap siswanya, termasuk membantu mereka untuk menggapai cita-cita demi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke universitas dalam negeri maupun luar negeri. Dan pada awal tahun 2018 ini SMAN Sumatera Selatan kembali mengantarkan salah seorang siswanya menggapai mimpi untuk melanjutkan kuliah ke universitas bergengsi di luar negeri.

Adalah Boby Arianto, siswa kelahiran Prabumulih, 12 Oktober 1998, yang mendapat beasiswa dari KC Kuok untuk belajar di Monash University, salah satu universitas terkemuka di Australia yang masuk peringkat 80 besar di dunia. Putra bungsu dari pasangan Bapak Akman dan Ibu Sumiarti ini awalnya tidak menyangka akan mendapatkan beasiswa Bachelor of Business di  Monash University. Beasiswa yang diberikan oleh salah satu alumni Monash University ini mencakup uang kuliah, uang saku per bulan, tempat tinggal, tiket pesawat, VISA, asuransi kesehatan, dan sebagainya.

Sebelum keberangkatannya kemarin, Senin 5 Februari 2018, Boby berkesempatan menemui Gubernur Sumatera Selatan, Bapak H. Alex Noerdin. Ditemani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Drs. Widodo, M.Pd. dan Kepala SMAN Sumatera Selatan, Bapak M. Ridwan Aziz, M.Pd., Boby mendapatkan wejangan berharga dari orang nomor satu di Sumatera Selatan itu. Beliau berpesan agar Boby dapat belajar dengan tekun dan semangat sehingga meraih sukses di masa depan. Di samping itu, Bapak Alex Noerdin juga mengingatkan bahwa Boby bisa berkarir di mana saja setelah lulus nanti. Akan tetapi jika ia sudah mendapati kesuksesan, ia harus mengingat tempat asalnya, yaitu provinsi Sumatera Selatan yang tercinta.

Pada pertemuan tersebut, Boby yang merupakan anak dari seorang tukang ojek ini, tak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Bapak Alex Noerdin melalui program sekolah gratisnya sehingga ia berkesempatan mengenyam pendidikan di SMA Negeri Sumatera Selatan. Ia juga menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga telah berhasil menyelesaikan pendidikan di SMAN Sumatera Selatan yang telah membentuk karakter dan menyiapkannya sebagai pemimpin di masa depan. Untuk itulah ia pun berterima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberikan dukungan penuh kepada SMAN Sumatera Selatan dan juga kepada Kepala SMAN Sumatera Selatan beserta seluruh tenaga pendidik dan non kependidikan yang telah memberikan bekal terbaik baginya di masa depan.

                         Suasana pertemuan dengan Gubernur Sumsel Bapak H. Alex Noerdin    Suasana pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Bapak Drs. Widodo M

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Drs. Widodo, M.Pd. menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih siswa SMAN Sumatera Selatan ini. Beliau pun berharap Boby dapat menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya demi kelancaran studi di negeri kangguru tersebut. “Ada banyak siswa pintar di Sumatera Selatan. Banyak pula dari mereka yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Akan tetapi, yang membedakan Boby dari para siswa pintar yang kurang mampu lainnya adalah karakter yang tidak semua siswa itu punya,” ungkap Pak Widodo.

                           Boby menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dinas Pendidikan Sumatera Selatan    Berpose bersama Kepala SMAN Sumsel dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan

Hal inipun diamini oleh Kepala SMAN Sumatera Selatan, Bapak M. Ridwan Aziz, M.Pd.,  “Sebagai salah satu sekolah pelaksana Dual Curriculum di Sumatera Selatan, SMAN Sumatera Selatan bukan saja menyiapkan siswanya dengan kurikulum internasional demi keberlanjutan pendidikan mereka ke luar negeri, tetapi kita juga memberikan pendidikan kepemimpinan bagi setiap siswa.” Dengan program tersebut diharapkan siswa-siswa dapat mengambil alih kepemimpinan di masa yang akan datang, “Karakter yang ditanamkan di sekolah sebagai calon pemimpin Indonesia yang bukan saja cerdas, disiplin dan bertanggung jawab, akan tetapi juga kreatif dan inovatif untuk menjawab tantangan global,” tutup beliau.